Jembatan Akar dan Sebuah Perjalanan Kontemplatif

Sungguh aku malu tiap kali ditanya “Sudah kemana saja kalau di Padang.” Kepalaku pasti akan langsung menunduk sembari berucap “Tidak kemana-mana.” Jujur kukatakan padamu bahwa aku memang belum pernah bepergian di kampung halaman. Dibesarkan dalam ritme hidup super sibuk membuatku tak sempat melihat-lihat pekarangan rumah sendiri. Pagi sampai siang dihabiskan di sekolah, siang sampai sore…

[7wonders] Sebuah Surat Cinta Untuk Negeri

Tulisan ini terpilih sebagai FINALIS dalam kompetisi Amazing Celebes oleh Terios dan Viva.log Teruntuk kekasih kecilku di masa depan.. Selamat pagi, apa kabarmu hari ini? Sudahkah engkau membuka jendela dan menerima rindu yang kukirim lewat udara? Semoga tak mengejutkanmu. Jangan tanya soal rindu, kekasih. Dialah yang selama ini menjaga hariku tanpamu. Dia masih kupelihara, kubawa kemana-mana.…

Malin Kundang, Si Durhaka Dari Tanah Sumatera

Langit sedang mengamuk kala itu, menumpahkan badai yang sangat. Di tengah lautan terlihat sebuah kapal besar yang sibuk digoyang kemarahan samudera. Debur ombak menghantam segala yang melintas di atasnya. Layar-layar lebar dari kain terbaik mulai compang camping dihempas angin kencang. Begitu riuh, begitu menakutkan. Malin Kundang, sang kapten kapal bersimpuh menahan gentar, pucat pasi menghiasi…

thelostraveler

Merekam Jejak Siti Nurbaya

Memang sungguhlah piawai Marah Roesli dalam mengeja aksara, menyusun deretan kata demi kata. Novelnya yang berjudul “Kasih Tak Sampai” menjadi salah satu karya sastra yang tak lapuk dimakan waktu. Dia bercerita tentang luka, getir dan cinta yang kandas antara Siti Nurbaya dengan Syamsul Bahri. Lilitan hutang memaksa orang tua Siti Nurbaya harus rela menjodohkan anaknya…

Ibu, Aku Pulang

Ruangan hening total ketika dosen penguji ujian menjelaskan bahwa skripsi yang telah kusajikan tenyata sangat memuaskan. Oleh karena itu, aku pun berhak menyandang gelar sarjana teknik di jurusan Arsitektur. Jajaran pengajar yang terdiri dari dua dosen penguji serta satu orang dosen pembimbing tersebut kemudian bangkit berdiri, mengulurkan tangan sembari mengucap selamat. Diluar ruangan, sejumlah karib…

Sebuah Pengakuan

Pada suatu sore yang teduh pernah seorang karib menanyakan kepadaku perihal tulisan apa saja yang pernah kubaca. Jujur kukatakan, sebenarnya aku adalah tipe orang yang membaca segala. Namun untuk urusan catatan perjalanan, entah kenapa aku sangat selektif. Tak banyak travel blog yang bisa membuatku jatuh hati. Seperti musik yang selalu bisa mencari telinga pendengarnya, tulisan…

thelostraveler

Antara Baluran Dan Percakapanku Dengan Akasia

Di dalam sebuah kota, ruang bermain adalah perihal yang telah lama hilang. Mungkin itulah salah satu alasanku sering bepergian ke hutan maupun lautan, menemukan lagi taman-taman yang sekarang keberadaannya semakin terancam. Jika sudah mulai jengah dengan geliat beton dan gedung bertingkat, biasanya kusempatkan untuk berpelesir disela kesibukan, dan kali ini Taman Nasional Baluran hadir bagai…

Pemenang Turnamen Foto Perjalanan Ronde 45 – Siluet

Dan akhirnya kompetisi telah berakhir, saatnya bagi saya untuk memilah, memilih dan menentukan sang pemenang. Namun, sebelumnya saya atas nama Thelostraveler ingin mengucapkan terimakasih tak bertepi atas partisipasi kawan-kawan travel blogger dalam mengikuti Turnamen Foto Perjalanan ke 45 kali ini. Sungguh sangat sulit untuk memilih satu dari 33 foto siluet yang telah berpartisipasi. Dari sekian…

Ternyata Di Kawah Ijen Ada Kehidupan

Paltuding, pukul satu dinihari. Dingin masih enggan berhenti menusuk tulang. Seorang bapak bangun dari dipan kayu dirumahnya yang juga kayu. Setelah dirasa agak lurus punggungnya, dia ke samping tempat tidur, saya bilang begitu, tapi dia kata itu dapur. Biarlah kita bersepakat saja, dia mulai merebus air tak seberapa dan mulai meramu kopi panas. Satu tiga…