Menggenapi Usia

Sampai saat ini aku masih percaya bahwa ulang tahun adalah sebuah kehilangan yang dirayakan, persis seperti pemakaman senja ranum yang diulur-ulur menunggu perpisahan. Barangkali hal ini membuktikan bahwa kehilangan tak selalu harus menyigi kisah melankoli menyedihkan. Ada yang menyulut perayaan ini dengan retas kembang api dan nyala lilin di atas kue menggiurkan. Namun seperti tahun…

Sebuah Pengakuan

Pada suatu sore yang teduh pernah seorang karib menanyakan kepadaku perihal tulisan apa saja yang pernah kubaca. Jujur kukatakan, sebenarnya aku adalah tipe orang yang membaca segala. Namun untuk urusan catatan perjalanan, entah kenapa aku sangat selektif. Tak banyak travel blog yang bisa membuatku jatuh hati. Seperti musik yang selalu bisa mencari telinga pendengarnya, tulisan…

Mempelajari Rumah Para Pendaki

Tulisan ini adalah sambungan dari tulisan saya sebelumnya yang berjudul jangan mau mati di gunung. Banyak pendaki yang dengan sembarangan menganggap enteng dan berfikir bisa menaklukkan gunung. SALAH, alam telah terlebih dahulu ada bahkan sebelum dirimu lahir, jangan berfikir bisa mengalahkan mereka, tekan sedikit egomu. Mendaki gunung bukanlah ajang eksistensi atau pembuktian diri, lebih dari…

yofangga rayson

Jangan Mau Mati Di Gunung

Ditulis karena beberapa gerah yang membakar kepala sebab banyaknya kasus kematian saat mendaki gunung dalam tiga bulan terakhir. Tulisan ini lumayan panjang, bagi yang tak betah langsung saja tinggalkan. Saya tak memaksa masyarakat menjadi pintar, silahkan bodoh dengan cara sendiri, lalu nikmati. Pendakian gunung telah menjadi hal yang lumrah dalam beberapa tahun terakhir. Semakin sporadisnya…

Learn To Travel, Travel To Learn

Travel writing adalah menceritakan pengalaman pribadi penulis yang dapat membawa pembaca dan memberikan mereka pemahaman yang lebih luas tentang makna berjalan dan melakukan perpindahan. Travel writer tak bisa hanya sekedar menuliskan informasi, tak ada yang istimewa dengan itu, lebih jauh lagi, seorang travel writer harus bisa terkoneksi dengan para pembacanya. Ketika semua orang semakin gampang…

Setahun Sudah, Thelostraveler

Waktu bagiku adalah sebuah ruang untuk menyimpan kenang. Sebuah ruang untuk menyimpan bagian diri kita yang tertinggal dibelakang. Sebuah kuasa yang melaju tak henti, tanpa pernah bisa dibendung siapapun. Membuat umurku bertambah dan berkurang sekaligus. Pernah suatu waktu kulihat Tuhan duduk sendirian. Di tangannya tergenggam sebuah dadu. Pada semua sisinya tertulis: Takdir. Benar, Waktu adalah…

Jika Saja Semua Sama

Jika seandainya tuhan memberikan kesempatan kepada para binatang untuk bisa berbicara. Lalu menerapkan suatu aturan bahwa kita semua hanya berhak memakai seratus lima puluh kata setiap harinya, tidak lebih, tidak kurang. Maka yang akan terjadi adalah: Mereka akan menggunakan jatahnya sehemat mungkin. Berbicara dengan sesama seperlu mungkin. Sedangkan manusia akan tetap tak peduli, kita akan…

2014, Selamat Datang

Para manusia bersuka cita menyambut umur bumi yang semakin tua. Berjuta kembang sebentuk api menutupi langit malam, berhamburan meluaskan mimpi. Bagi mereka, perayaan bukan hanya sebuah euforia dalam ruang, tapi juga sebentuk tanda dalam waktu. Menghantarkan doa-doa menuju langit. Bagiku, di penghujung tahun langit tak banyak berbeda, kecuali matahari yang semakin pucat tertutup kabut akhir…

yofangga rayson

Semesta Mempunyai Cara Yang Unik Dalam Bekerja

Pernah dengar istilah orang jawa Mestakung (semesta mendukung)?, kalau dalam bahasa arab menjadi man jadda wa jadda (barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti dapat), atau kalau mau sedikit keminggris ada kata “the law of attraction” Benar, semesta mempunyai cara unik dalam bekerja, saya pernah membaca sedikit tentang aturan ini. Sangat simple dan sederhana, mungkin banyak juga…