Selain awan dan pantai, hal lain yang sangat kusukai adalah senja. Senja bagiku tak hanya sekedar guratan merah yang menyala, pun melesat-lesat di atas langit. Lebih dari itu, senja adalah sebuah persekutuan ruang dan waktu. Sebuah kesepakatan semesta untuk memberi sapuan warna jingga dalam ruang langit pada sekerat waktu sore, hingga menjadi semacam perpisahan yang…
Suatu Senja Di Gili Trawangan
Turnamen Foto Perjalanan Ronde 45 – Siluet
THE SUBMISSION PERIOD HAS BEEN CLOSED See the winner announcement HERE Selamat datang para pejalan Selamat datang di thelostraveler, di rumahku yang sederhana Terima kasih kepada mbak Syifna yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menyambung estafet Turnamen Foto Perjalanan ini. Perjalanan belum berakhir, mari kita sambung ronde selanjutnya, Here We Go.. Kita mulai ronde…
Turnamen Foto Perjalanan Ronde 44 – Awan
Foto ini MENJADI PEMENANG dalam turnamen foto perjalanan 44 yang berjudul “AWAN” oleh Syifna Setelah diriku sendiri, aku selalu jatuh cinta kepada awan. Bagiku mereka tak pernah rumit, saat senang ia putih, saat ingin menangis dia hitam. Awan jugalah yang membuat siang jadi teduh, menyejukkan udara agar kau tak lagi berpeluh. Seringkali kudapati diriku menghabiskan…
Selamat Datang Di Masa Depan
Selamat datang di Indonesia tahun 2050, dimana hidup semakin maju dan praktis. Semua aktivitas dimudahkan dengan adanya teknologi. Mulai dari bangun pagi karena pijatan pelan kasur yang diatur otomatis. Dilanjutkan dengan lambaian tangan atau perintah suara untuk mengatur temperatur udara, kelembapan, pencahayaan ruangan, sampai musik yang melantun pelan. Masuk ke kamar mandi, sensor sinar x…
Mengunjungi Lampung Hingga Pelosok
Aku bukanlah seorang pejalan bijak bestari pun berpengetahuan tinggi. Bukan pula seorang yang memiliki dedikasi teramat tinggi terhadap kemajuan pariwisata yang makin lama makin berkubang industri. Aku cuma seorang perantau jauh dari ranah kelahiran, yang mencoba mencari rumah disetiap persinggahan. Serupa rumah, akupun selalu berharap bahwa tanah yang kutapaki dan langit yang meneduhi senantiasa damai…
Kegelisahan Yang Lain
Tulisan ini MENJADI PEMENANG dalamĀ kompetisi Awal Mula oleh Travellin dan Travellers.web.id Kepulan kopi panas mulai bercampur dengan asap tembakau dari rokok kretek yang setia menyala-nyala disampingku. Aku masih terpatung di depan laptop mengutuki isi kepala sendiri, berusaha menulis sebuah cerita tentang awal-mula. Entah akan kumulai darimana, aku bukanlah orang yang cakap menuntaskan aksara sekata demi…
Surat Cinta Untuk Negeri : Minangkabau
Teruntuk kekasih kecilku dimasa depan.. Aku datang lagi padamu untuk menggenapi janji. Memang Tuhan hanya tahu cara mencipta cinta dimana-mana tanpa meminjamkan ruang untuk berjumpa. Tapi tak mengapa, aku keras hati. Maafkan jika beberapa jenak kebelakang aku terlalu sibuk dengan diri sendiri, mengurusi remeh temeh yang tak kunjung usai. Beberapa bulan ini tempatku sedang dirundung…
Surat Cinta Untuk Negeri : Aceh
Teruntuk kekasih kecilku dimasa depan.. Kumulai beberapa lembar catatan ini dengan dorongan semacam entah.Ā Bagaimana kabarmu sekarang, kekasihku yang akan datang? Aku tak pernah tahu kapan engkau akan membaca suratku ini, kita tak saling mengenal juga bahkan tak pernah bertemu. Setidaknya untuk saat ini masih belum. Yang bisa dan terbiasa kulakukan sekarang hanyalah membayangkan bagaimana lengkung…
Hitam-Putih Bromo
Agar tak gagap lagi kau sebut cinta negeri, lihatlah mereka dalam gradasi putih dan hitam. Tetangga tak lagi berumput hijau, kita punya warna yang sama, tak lagi kaulihat mereka berbeda. Objektiflah dalam merasa, buktikan betapa indahnya nusantara. Fajar telah singkap saat deras-daras angin meniup galak selendang mendung. Dari bekas gelap sembab malam, jejak mentari jelas…
