Selain awan dan pantai, hal lain yang sangat kusukai adalah senja. Senja bagiku tak hanya sekedar guratan merah yang menyala, pun melesat-lesat di atas langit. Lebih dari itu, senja adalah sebuah persekutuan ruang dan waktu. Sebuah kesepakatan semesta untuk memberi sapuan warna jingga dalam ruang langit pada sekerat waktu sore, hingga menjadi semacam perpisahan yang mengesankan saat menutup hari. Lantas kenapa kita tak berhenti sejenak dari riuhnya upacara kehidupan dan mempehatikan langit yang sedang bermain?
sunset gili senjaPada saat hari sudah mulai rantas dan ranggas di Gili Trawangan yang ramai. Aku memilih duduk sendirian dan mencumbu arak-arakan senja, hingga makin pekat saja dibuatnya merah langit karena tersipu. Angin pun terpesona hingga tak sadar ia mendera ombak dengan kasih, mencipta nyanyian di sepanjang laut. Tak lagi ada debur yang amuk, dia jinak dengan sendirinya, membelai lembut pantai yang tergelar landai.

Kulihat beberapa lain sibuk dengan hiruk pikuk dunia, menyulut beberapa batang mariyuana, menari mengelilingi api unggun dalam lingkaran, dan berpesta hingga lupa segala. Di suatu senja Gili Trawangan, saat para manusia berangkulan dan bergandengan tangan dengan pasangan, aku menjadikan senja sebagai kekasih. Mengirimkan rindu yang tak pernah usai, tak juga berkesudahan walau nyata akan kutemui lagi warnanya pada esok kemudian
gili trawangan trawanganPada suatu senja di Gili Trawangan, cakrawala setia menjadi bahu sang surya untuk bersandar saat lelah ia mengarungi lengkung langit. Ketika sudah mulai dekat, merentanglah hamparan horizon, siap memeluknya dengan sederhana. Aku tersenyum kecil dibawah langit yang temaram. Sungguh telah paripurna mereka memberikan pertunjukan yang istimewa, tak hanya sebatas kata-kata. Karena menurutku, kata saat ini tak lagi berarti apa-apa.

Pada senja yang tenggelam di Gili Trawangan. Aku bersiap kehilangan teduh yang dicuri waktu, bersiap menerima senyap malam dan menyerahkannya pada terang gemintang.
senja trawangan

12 thoughts on “Suatu Senja Di Gili Trawangan”

Leave a Reply

%d bloggers like this: