Katanya, Bangkok adalah kota yang eksotik, tentu itu katanya, yaitu bagi orang yang pernah kesana dan melihatnya sebagai sebuah kota yang eksotik. Bisa juga dianggap tidak, yaitu oleh orang yang pernah kesana, tapi tidak melihatnya sebagai sesuatu yang eksotik. Bagi orang yang belum pernah kesana, tentu bisa bertanya kepada yang sudah pernah. Namun Bangkok tetaplah Bangkok, sebuah ibukota dari Negeri Gajah Putih.
6 4Kata orang yang pernah kesana, Bangkok memiliki banyak tempat mesum, salah satunya adalah Pat Pong. Yaitu tempat prostitusi yang dilegalkan. Katanya disana banyak sexshop tempat kita bisa berbelanja alat pemuas diri, bahkan sampai dijual di emperan jalan, dan itu telah dianggap biasa. Ada banyak bar dan lusinan kios pertunjukan erotis. Namun Bangkok tetaplah Bangkok, yang macet kalau lagi banyak mobil di jalan raya.
1Ada juga yang bilang, katanya disana kota religi, banyak kuil mewah. Diantaranya Grand Palace, Wat Ratchapradit, Wat Ratchabophit dan Wat Pho, dimana kita bisa kesana dan berfoto. Ibadah menjadi komoditi wisata yang juga telah menjadi biasa, dan itu dianggap lumrah saja. Disana juga banyak kanal, salah satunya Chao Phraya, kita bisa menyebrang ke Wat Arun dengan ferry, jangan berenang, nanti dimarahi biksu. Itulah Bangkok yang akan tetap menjadi Bangkok, yang kala hujan lebat datang, beberapa tempat suka banjir.
2Bagi saya, Bangkok tak ada bedanya dengan Siem Reap di Kamboja, Ho chi minh di Vietnam dan Little India di Singapore, semuanya sama-sama berada di luar Indonesia, masih sama-sama berada di Asia Tenggara. Bedanya, disana kita tidak bisa berbicara bahasa khmer, vietnam ataupun Tagalog, karena tidak akan ada yang mengerti. Mereka bicara dengan bahasa Thai, tulisannya rumit, intonasinya unik.
3Bangkok belakangan buat saya heran. Ternyata kota satu ini punya nama resmi terpanjang sejagat. Krungthep Mahanakorn Amorn Rattanakosin Mahintara Yutthaya Mahadilok Phop Noparat Rajathanee Bureerom Udomrajniwes Mahasatarn Amorn Phimarn Avaltarnsathit Sakkatattiya Visanukram Prasit. Entah bagaimana namanya bisa sebegitu panjang dan rumit, tidak ada yang tahu. Warga Bangkok kurasa tidak pernah menanyakan hal itu. Atau mungkin tanpa sepengetahuan kita, mereka pernah bertanya, dan dijawab dengan bahasa yang sulit dipahami juga. Entahlah, yang jelas aku tak bisa mengerti bahasa mereka
7Di sini, di Khaosan Road yang ramai aku berada, orang tampak begitu riang tertawa. Setelah berbasahan pada acara Songkran beberapa hari lalu, luap ceria masih terasa, mereka begitu menikmatinya. Bagi yang tidak, ramai justru membunuh. Bagi yang tidak bisa berdamai dengan ramai, situasi ini bagai neraka. Namun bagiku biasa saja, karena Bangkok tetaplah Bangkok.
8Khaosan Road, di salah satu kamar penginapan yang berisik. 16 April 3013 Masehi

15 thoughts on “Bangkok Tetaplah Bangkok”

  1. Nama yang panjang itu dikasih raja Yodfa Chulaloke dan disunting oleh raja Mongkut yang artinya : kota para malaikat, kota yang besar, kota permata yang abadi, kota yang tak terkalahkan milik dewa indra, ibu kota dunia yang terbesar, dikaruniai dengan 9 permata berharga, kota yang bahagia, penuh dengan istana kerajaan yang sangat besar, yang menyerupai tempat tinggal surgawi dimana para dewa yang bereinkarnasi berkuasa, kota yang diberikan indra dan dibangun Vihsnukarma

  2. gara2 mau cek postcard dari vn eh malah tersesat disini hahahaha tapi asikkk bangettt kak bacanya! salam kenal ka yofangga. kalo traveling ajak2 sih ka hahaha

Leave a Reply

%d bloggers like this: